Janggal ( tertawa terbahak )

diam menatap beku wajahku dalam keheningan
terengah engah dalam tiap seretan langkah

bulan tergerak melirik tajam
kebencian merasuk perlahan dalam

alunan nada tinggi keheningan
mengantar kedalam alunan mimpi

nyata dalam seretan waktu
tertunduk malu dalam kebahakan

cinta....
cinta yang mana??????
atas nama manusia?????

BODOH

terlalu bodoh untuk aku mengaku cinta
apalagi atas nama manusia

sampai kapan bertahan,
apa selalu tertanam

Janggal aku bahkan berfikir tentang itu
HAHAHAHAHAHAAA

Komentar

  1. seorang sastrawan, banyak menggunakan imaginatif nya ,dan lebihnya menggunakan perasaan hati.

    BalasHapus

Posting Komentar

Postingan Populer