Paragraf Pagi Hari 2
Paragraf Pagi Hari 2
“
assalamualaikum……. “ ucapku seraya membuka tambahan pelajaran dengan suara
lantang.
“
wa’alaikum salam…… “ jawab anak – anak serentak membalas salam yang terucap
dari mulutku.
“
baiklah anak – anak. Kita lanjutkan materi tambahan pelajaran hari ini! Minggu
kemarin kita sudah membahas tentang kalimat dan pola kalimat serta jenis –
jenisnya. Hari ini yang akan kita bahas tentang paragraph. “ucapku menegaskan
apa yang akan aku sampaikan pagi ini.
“
seperti sudah pernah saya sampaikan tentang materi PARAGRAF pada saat semester
satu kemarin, kalian pasti sudah tentu paham apa itu paragraph dan jenis - jenisnya, kalau kita berbicara tentang
PARAGRAF pasti kita juga akan sedikit membahas tentang Ide pokok dan Kalimat
utama dalam Paragraf. Ide pokok adalah inti dari keseluruhan isi bacaan/
paragraph sedangkan Kalimat utama adalah kalimat inti yang menjadi kalimat
pokok dalam paragraph atau kalimat yang menjadi inti dari tiap kalimat penjelas
yang ada didalam paragraph.”
“
masih ingatkah kalian tentang Ide pokok dan Kalimat utama itu, anak – anak ?”
ppertanyaan aku lemparkan seraya mempertegas bahwa mereka masih mengingat
tentang materi yang dulu pernah aku sampaikan.
“
masih ,pak……………. “ jawab pasti dari anak – anak dalam ruang kelas ini.
“
ya sudahlah,yang pasti aku tau mereka masih ingat tentang hal itu. Walaupun aku
tahu pasti bahwa mereka pasti belum paham benar tentang apa yang aku inginkan
dari pertanyaan yang aku utarakan kepada mereka “ ( dalam hatiku )
“baiklah
bapak lanjutkan……. “
“
seperti kalian ketahui bahwa jenis paragraph bisa dibedakan menjadi dua macam.
Yang pertama jenis paragraph berdasarkan letak kalimat utamanya. Masih ingat
anak – anak, jenis paragraph berdasarkan letak kalimat utamanya dibedakan
menjadi berapa macam ? ” satu pertanyaan yang aku harap dapat mengingatkan
mereka tentang pelajaran semester kemarin. “
“
dibagi menjadi lima, pak ! “ ( jawab Kharisma ,salah satu murid yang selalu
antusias dalam tiap pelajaran “
“
Iya,benar …. Ada lima…… “ “ apa saja itu anak – anak ? “ tanyaku lagi untuk
memberi erhatian lebih pada siswa yang lain didalam kelas agar mereka mau ikut
serta berpartisipasi dalam pelajaran.
“
dedukti, induktif, campuran, ineratif, deskriptif. Pak! “ jawab Tami ( seorang
siswi yang duduk dibaris kedua bangku paling belakang )
“
benar!!!! Nah, jadi berdasarkan letak kalimat utamanya,jenis paragraph
dibedakan menjadi lima macam. Ada deduktif, induktif, campuran, ineratif, dan
deskriptif “ “ dimana saja letak kalimat utamanya anak – anak ? “ tanyaku lagi
untuk mengingatkan mereka.
“
kalau deduktif ada diawal , induktif ada diakhir , campuran ada diawal dan
akhir, ineratif ada ditengah, sedangkan deskriptif berarti semua aragrafnya.
Pak…. ! “ jawab semua murid didalam kelas itu riuh bersautan.
“
wah,ternyata kalian masih ingat dengan apa yang saya sampaikan dulu … “ ( dalam
hati merasa senang dengan sikap siswa dikelas itu ).
“
bagus……. Kalian memang membanggakan …. “ jawabku setelah membuat catatan
ringkas dengan penjelasan singkat dipapan hitam yang ada dikelas dengan goresan
kapur putih.
“
jadi kalau kita berbicara tentang paragraph, sudah tentu kita berbicara tentang
Ide pokok dan Kalimat utama dalam paragraph. Karena untuk menentukan sebuah
paragraph, kalian harus menemukan kalimat utama/ ide pokok dari paragraph itu
terlebih dahulu didalam sebuah paragraph. “ menunjuk kecatatan singkat awal
yang ada di atas sebuah papan tulis hitam.
“
sedangkan untuk menentukan jenis paragraph, kalian harus tahu letak kalimat
utama dengan melihat kaliamat yang ada di awal, tengah atau akhir dari
paragraph itu. Jadi yang perlu kalian lihat adalah kalimat awal , tengah dan
akhir dari paragraph “ “ terangku seraya menegaskan maksud agar mereka bisa
lebih mudah memahaminya.
“
ada yang belum paham dengan materi yang saya sampaikan ini, anak – anak ? “
seraya mengetahui tingkat kepahaman mereka terhadap materi ini.
“
insyaallah , sudah paham ….. pak !!!!!!!!!!! “ jawab mereka menegaskan sudah
paham mereka tentang materi yang aku sampaikan.
“
Alhamdulillah………… tidak ada yang mau bertanya,anak – anak ? berarti kalian
sudah paham semua,ya? “
“
kalau begitu saya lanjutkan materi saya ini !!! “
“
iya,pak…. “ jawab mereka kompak
“
tadi kita sudah tahu tentang jenis paragraph berdasarkan letaak kalimat utama
dan bagaimana menentukan jenisnya. Sekarang, yang kedua adalah jenis paragraph
berdasarkan isinya…. Dibedakan menjadi berapa,anak – anak ? “ tanyaku untuk
menguji dan mengingatkan mereka .
“
dibagi menjadi lima juga,pak……. “ jawab serentak pula anak – anak dalam satu
kelas.
“
wah, ternyata anak – anak masih mengingatnya…… “ ( ucapku dalam hati )
“
benar…. Apa saja itu,anak – anak ? “ ( tanyaku lantang )
“
deskripsi, narasi, argumentasi, eksposisi, dan persuasi… Pak…. “ suara anak –
anak menjawab lantang pertanyaanku.
Kulihat
jam hampir menunjukan jam 7 pagi, “ berarti sebentar lagi harus segera kusudahi
tambahan pelajaran hari ini.
“
baik anak – anak, berdasarkan isinya paragraph dibagi menjadi lima. Deskripsi
adalah paragraph yang berisi penggambaran, narasi adalah paragraph yang isinya
cerita , argumentasi adalah paragraph yang isinya pendapat/argument, eksposisi
adalah paragraph yang isinya penjelasan, sedangkan persuasi adalah paragraph
yang isinya ringkasan. “ sambil lincah tanganku menyelesaikan tulisan dipapan
tulis hitam diruang kelas itu.
“
nah , anak – anak betapa mudahnya belajar materi paragraph kita hari ini.
Dengan pertemuan setengah jam ini saja, kalian dapat mengingat materi yang
begitu panjang lebar jika diterangkan didalam kelas mungkin butuh waktu dua
kali pertemuan “
“
saya harap,kalian dapat memahami dengan mudah dengan penjelasan yang saya
sampaikan ini ! “ menunjuk gambar bagan singkat dari materi yang aku tulis
dipapan tulis depan kelas.
“zis,
keset hitam yang depan kelas mana? “ Pa Abdu bertanya pada seorang murid yang
baru masuk kelas.
“
wah,berarti waktuku untuk jam tambahan tinggal sedikit lagi…. “ ( cetus ku
dalam hati )
“
baik, anak – anak … saya kira pertemuan kita hari ini saya cukupkan sekian
karena saudah jam masuk pelajaran hari ini. Kita lanjutkan tambahan pelajaran
lagi untuk mengingat materi yang sudah lalu minggu depan “ seraya menegaskan
pada semua siswa yang ada dikelas bahwa pelajaran tambahan masih ada untuk
minggu depan.
“
iya,pak…………… “ jawab singkat anak – anak sambil membereskan buku tulis yang ada
dimeja mereka.
“
baik,terimakasih untuk hari ini……. Wabillahitaufiq wal
hidayah,wasalamualaikum………. “ ucapku dengan lantang menutup pertemuan jam
tambahan hari ini.
Jam
pelajaranpun dimulai sampai berlalu hingga tiba giliranku masuk kesebuah ruang
kelas dimana anak – anak sudah menanti kedatanganku untuk mendapatkan ilmu.
Langkah ku percepat,masuklah aku kedalam sebuah ruang kelas yang riuh dengan
suara anak karena memang baru saja memasuki jam pergantian pelajaran. Terlihat
anak – anak masih memasukan buku – buku pelajaran yang baru saja mereka gunakan
dan memilah beberapa buku yang akan mereka pakai saat pelajaranku.
Komentar
Posting Komentar