jiwa anggun
bukit putih itu
menyemarak senyum indah
putra putri bangsa dengan harapan besar
gundah menanti sang jingga di ufuk timur
menyemarak senyum indah
putra putri bangsa dengan harapan besar
gundah menanti sang jingga di ufuk timur
lelah nampak diwajah mereka
pasrah dengan mentari esok ta pasti
menunggu dan menjalani tiap hela nafas terengah
tinggi bintang harap dan cemasnya
terbatas waktu dan ruang berpengharapan
jiwa jiwa lemah ta terarah
mencari samudera pasti tuk diarungi
terkoyak layar oleh deru sang angin
tertahan kapal oleh kuat gelombang
lelahmu sudah pasti
namun harapanmu ta jua padam
berhenti,nak
berhenti sebentar,putra putri ku
rebahlah dalam dekap hangat ibu pertiwi
berkeluh kesahlah sebentar dalam tangismu
ibu tetap menantimu
meski jalanmu ta mungkin cepat
pertiwi akan menunggumu
dengan gempita meriah rasa bahagiamu
kau kan rasakan
berdiri di puncak keindahan
memegang bintang terang
dan ditemani bulan benderang
kau adalah cahayamu
redup terang jiwamu
namun percayalah pada ibu pertiwi
bahagia untukmu pasti ta terperi
Komentar
Posting Komentar