raga dan jiwa ( sajak )


Menjadi orang yang bersalah karena dipersalahkan sungguh sulit…. Rasa yang ta mungkin hilang dalam satu kurun waktu persinggahan hati….. mengguncang nurani dan menghentikan aliran darah membuat jantung berat tuk berdetak mengakibatkan otak terasa berat….. jalan hidup sungguh terasa pelan,perlahan dan membosankan…. Semakin aku beranjak semakin aku ta sanggup bertolak…. Ingin hati untuk menghilang,menghapus semua kenang,biar mereka hanya tinggal bayang yang melekat dalam hidup remangku…. Aku jiwa lemah yang ta sanggup melaju kencang selalu terguncang bahkan akan terguncang oleh sikap yang menentang….. ragaku terasa kaku dalam beku ta terasa sakit atau perih hanya diri yang ta mampu….
Jejak kering masa lalu yang terhembus oleh angin lalu…. Angin yang kadang berbelok menghantamku dengan angkuh….. angin yang kadang mengoyakku dalam beku….. menghancurkanku dengan batu….
Diriku jatuh,jiwaku rapuh…. Jantungku kelu menahan semua deru nafsu….. angkara yang membakar ta dapat ditahan….. walau jalanku perlahan,namun aku ta dapat pelan….. semakin aku pelan,semakin rasa sakit menjadi ta tertahan….. semakin kenangan menjadi duka perih lirih….. menyayat hati menghancurkan diri….
Aku bulan dengan kesendiriannya dan aku matahari dengan keangkuhannya,menantang duka dan mengharap luka….. dari kenangan yang tetap ada walau inginku hampa….. aku ombak dengan bulir indahnya dan aku angin dengan keganasannya yang membangunkan sang ombak untuk menghantam karang yang berdiri angkuhnya…. Aku ombak tajam yang menghantam karang berharap angkuh karang terbelah karena tajamnya…..
Mungkin aku ta bisa berucap dan mungkin aku ta lagi bisa berlagu,tapi hati tetap hati yang memiliki rasa…. Raga tetap raga yang ta mengharap luka….. namun kenangan adalah duka yang menimbulkan lara…… bagi rapuh jiwa dan raga……
Entah apa bisa kau rasa,namun perlahan aku hanya ingin berbagi,mengharap bukan hanya kata yang bisa kau dapat tapi dalam rasa…… karena aku tau pasti sang ombak adalah bulir indah dengan keangkuhannya serta rembulan dan matahari adalah pelukis indah dunia…..
Harap indah terhadap kelam,kan beranjak dalam malam….. jangan jiwa terusik oleh cekam tapi bahagia dalam senyuman….. jalan indah yang kuharapkan untuk raga dan jiwaku,untuk diri dan hatiku….. malam dengan rembulan indahnya dan esok dengan mentari eloknya…… cahaya surga penerang raga semoga selalu ka nada dalam tiap masa…. Aku hanya harap itu dalam dekap cekam dalam kelam malam……
Tuk jiwa rapuh dan raga dengan peluh…..

Komentar

Postingan Populer