Luka ( Sajak )
Saat kau buta dan hanya tau bahwa aku hanya jiwa yang terbungkus daging,kau permainkan rasaku.... kau acuh terhadapku....... kau ta mau mengerti aku........ aku lakukan apa maumu,aku jalani segala perintahmu,aku ta pedulikan apa kata temanku,hanya untukmu....... kau tahu itu.......
Tapi,apa yang kau beri padaku...... seonggok masalah seolah aku hanya jiwa ta bertuan,daging ta berperan.....
Salahkah aku.......
Kau lukai aku dengan apa yang kau sebut janji,kau buat aku terlena akan dusta...... dusta pada diri,ingkar pada hati......
Lalu aku balik memberimu LUKA,apa yang kau rasa...... marah,benci,dendam,angkara....... seolah akulah intii dari semua....
Apa kau ta berfikir kaulah penyebabnya,,,,,, apa kau ta merasa kaulah awal mulanya..... mengatakan aku benar sangat mudah,tapi berkata aku salah memang sangat sulit........ menyadari diri kurang sangat mudah,tapi memperbaiki diri itu sulit.....
Luka,,,, aneh...... "kau" yang pertama membuat luka,tapi membuat diriku merasa seolah yang hina....... ta pernahkah "kau" memikirkan dalam isi hatiku,ta pernahkah "kau" mencoba merasakan luka dalam jiwaku...... "aku" mungkin hanya jiwa terbungkus daging hina,tapi "aku" punya hati dan rasa.......
Jika memang "aku" yang bersalah,kenapa kau yang harus merasa resah..... membatasi segala duniaku,,,,,,, mengharap "aku" akan pasrah.......
LUKA itu perih,terasa menyesakan hati dan raga....... semua seolah tiada harga...... hanya sebatas nama..... sekarang "kau" merasakannya........ Duniamu sungguh sulit terasa sakit tapi "kau" ta berkelit,,,, Kenapa harus bermain rasa jika "kau" ta mau merasakan LUKA.......
Jejak luka itu,jejak yang selalu menemani hidupku.... jejak yang kau buat dalam masa laluku.... berusaha kau simpan,berusaha kau hapus dengan sentuhan sihir yang membuat orang terlena.......
Tapi,apa yang kau beri padaku...... seonggok masalah seolah aku hanya jiwa ta bertuan,daging ta berperan.....
Salahkah aku.......
Kau lukai aku dengan apa yang kau sebut janji,kau buat aku terlena akan dusta...... dusta pada diri,ingkar pada hati......
Lalu aku balik memberimu LUKA,apa yang kau rasa...... marah,benci,dendam,angkara....... seolah akulah intii dari semua....
Apa kau ta berfikir kaulah penyebabnya,,,,,, apa kau ta merasa kaulah awal mulanya..... mengatakan aku benar sangat mudah,tapi berkata aku salah memang sangat sulit........ menyadari diri kurang sangat mudah,tapi memperbaiki diri itu sulit.....
Luka,,,, aneh...... "kau" yang pertama membuat luka,tapi membuat diriku merasa seolah yang hina....... ta pernahkah "kau" memikirkan dalam isi hatiku,ta pernahkah "kau" mencoba merasakan luka dalam jiwaku...... "aku" mungkin hanya jiwa terbungkus daging hina,tapi "aku" punya hati dan rasa.......
Jika memang "aku" yang bersalah,kenapa kau yang harus merasa resah..... membatasi segala duniaku,,,,,,, mengharap "aku" akan pasrah.......
LUKA itu perih,terasa menyesakan hati dan raga....... semua seolah tiada harga...... hanya sebatas nama..... sekarang "kau" merasakannya........ Duniamu sungguh sulit terasa sakit tapi "kau" ta berkelit,,,, Kenapa harus bermain rasa jika "kau" ta mau merasakan LUKA.......
Jejak luka itu,jejak yang selalu menemani hidupku.... jejak yang kau buat dalam masa laluku.... berusaha kau simpan,berusaha kau hapus dengan sentuhan sihir yang membuat orang terlena.......
Komentar
Posting Komentar